Selalu engkau ku damba, dan dengan sangat berhati-hati Kau dan Aku dipisahkan jauh oleh angin pembasmi Cinta. Sekian banyak aku genggam pengertian Cinta, Yang dengan ketulusan bukan seperti keputusan yang baru saja diadakan. Tetapi, entahlah mengapa. Sampai Aku begitu yakin dengan Cinta yang asalnya dari Kamu. Kau pun ku beritahu lewat kata-kata puisi Cinta ini, bahwa terlalu banyak Cinta unik yang sudah saya lalui semasa hidupku. Namun aroma dari pada Cinta yang sedang Aku dan Kau ciptakan ini, sangatlah Mempengaruhi hati kecilku, dan kini walaupun Aku dan Kau masih dalam proses, Kau ku anggap bagian dari keluargaku.

Picture by: tuubedomanayuwi.wordpress.com Location: Hutan Mangrove Pomako – Kab. Mimika, Prov. Papua.