Ditengah-tengah Aku dan Kau ada sungai yang tidak bisa kita lompat besar luasnya. Bahkan sampai dibangunnya sebuah jembatan pun tak muda bagiku untuk melewati jembatan itu. Demikian juga, jika seandainya ada sekian banyak orang yang mencoba menawariku untuk melewati jembatan itu guna mendekatimu, itu pun takkan pernah ku nurut.
Sekarang apakah yang menjadi pertanyaan dengan apa yang Aku pegang dahulu, didalam pikiranku, dan yang takkan pernah kubiarkan orang-orang mematikan niatku itu. Niatku yang selama ini Aku maksud iyalah; keraguan terhadap dirimu bahwa akankah kamu mencintaiku, Setelah Aku menyeberang menggapaimu. Sebab bagiku walaupun tak ada jembatan yang dibangun pun,  yang penting hanyalah “Jembatan Cinta” yang dari dalam lubuk hatimu yang paling dalam terhadapku. Itulah satu-satunya jalan yang Aku pilih.

Picture by: MeditativeMind – Love is a bridge between you and everything.